Penataan Kendari yang Digenjot Pj. Wali Kota Muhammad Yusup Sejalan dengan Instruksi Presiden Joko Widodo
KENDARI, BULETINSULTRA.COM – Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup menghadiri Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Rakernas Apeksi) XVII di Gedung Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC), Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia XVII ini dihadiri dan dibuka Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Selasa (4/6/2024).

Pembukaan Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia XVII ditandai dengan pemukulan lesung oleh Presiden Joko Widodo.
Pemukulan lesung oleh Presiden Joko Widodo tersebut didampingi oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Ketua Dewan Pengurus Apeksi Eri Cahyadi.
Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia XVII yang dihadiri oleh para wali kota dari seluruh Indonesia ini mengusung tema ‘Kota Sejahtera, Indonesia Maju’.

Di hadapan para wali kota seluruh Indonesia, Presiden Joko Widodo menginginkan semua kota di Indonesia nyaman dihuni.
Penegasan tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo sebab sekitar 70 persen penduduk Indonesia pada tahun 2024 diperkirakan akan tinggal di perkotaan.
Menurut Presiden Joko Widodo, dengan angka tersebut maka beban kota akan semakin berat. Untuk itu, setiap pemerintah kota harus memiliki perencanaan detail yang memastikan wilayah kota nyaman dan layak huni.
“Kita ingin semua kota di Indonesia nyaman dihuni, livable, loveable, atau orang senang berkunjung dan kembali ke kota itu. Bahkan orang yang ada di kota, memberikan pelayanan publik yang baik dan mencintai kotanya,” kata Presiden Joko Widodo.

Selain kota yang nyaman dihuni, Presiden Jokowi juga menyarankan agar setiap kota mempersiapkan rencana transportasi umum dan massal untuk mengatasi masalah kemacetan di banyak kota di Indonesia.
Presiden Jokowi mengingatkan agar dilakukan perencanaan transportasi umum dan massal sejak sekarang, dikhawatirkan dalam 10 hingga 30 tahun ke depan semua kota di Indonesia akan menghadapi kemacetan.
“Karena itu, sekali lagi rencana tata kota, transportasi massal dan umum harus dipersiapkan. Apabila kita terus memikirkan MRT (Mass Rapid Transit), itu biayanya mahal,” jelas Presiden Joko Widodo.
Sementara itu, Penjabat (Pj.) Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup mengatakan apa yang di rencanakan dan dilaksanakan Pemerintah Kota Kendari di bawah kepemimpinannya sudah sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo yang mengharapkan para wali kota se-Indonesia menciptakan kota yang nyaman dan layak huni
“Seperti tadi yang disampaikan bapak presiden untuk menjadikan Kota-kota di Indonesia menjadi indah, tertata, sehingga layak dihuni, itulah yang sekarang pemerintah Kota Kendari sedang lakukan, menata kota menjadi lebih baik, sehingga menjadikan masyarakat Kota Kendari menjadi nyaman dalam beraktivitas, sehingga kita semua bisa bahagia, ” ungkap Pj. Wali Kota Kendari.
Dalam Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Rakernas Apeksi) XVII ini, hadir mendampingi Pj Wali Kota Kendari, yakni Sekda Kota Kendari dan Kepala Bappeda Kota Kendari. (ADV)