Business is booming.

Ketua DPRD Bersama Wali Kota Kendari Turun Langsung Tinjau Banjir di Sejumlah Lokasi

0 1

KENDARI, BULETINSULTRA.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari La Ode Muhammad Inarto, S.T., didampingi anggota DPRD Kota Kendari LM Rajab Jinik D, S.Sos., M.Hum., Ketua DPRD Kota Kendari meninjau sejumlah lokasi banjir di Kota Kendari diantaranya adalah daerah kampus baru Universitas Halu Oleo (UHO) Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu Kota Kendari, Kamis 11 Mei 2026.

Dalam kunjungan nya Inarto sempat berdialog langsung dengan masyarakat yang terdampak banjir.

Ketua DPRD Kota Kendari mengatakan, Pihaknya sangat prihatin terhadap kondisi yang terjadi di Kota Kendari saat ini, Kota Kendari saat ini intensitas hujan sangat tinggi sehingga menimbulkan lonjakan air yang tidak dapat ditampung oleh drainase yang ada.

Ketua DPRD Kota Kendari Bersama Anggota DPRD Kota Kendari Saat Meninjau Banjir di Kelurahan Lalolara

“Pertama tentu saya sangat prihatin terhadap kondisi yang tengah terjadi saat ini di Kota Kendari yakni banjir, Banjir ini terjadi karena intensitas hujan di Kota Kendari beberapa waktu terakhir sangat luar biasa tinggi sehingga menyebabkan banjir di beberapa wilayah di Kota Kendari,” kata Inarto.

Menurut Inarto, Banjir disebabkan oleh debit air yang meningkat secara drastis sehingga fasilitas umum seperti drainase tidak mampu menampung lonjakan debit air yang sangat drastis tersebut. Tak hanya itu air juga membawa sampah yang menyebabkan sumbatan terhadap aliran air.

“di beberapa wilayah di Kota Kendari ini selain menjadi langganan banjir juga memang akibat sampah yang menyumbat aliran air sehingga air tidak bisa mengalir dengan baik dan menyebabkan genangan banjir di sejumlah wilayah,” ujar Inarto.

Ketua DPRD Kota Kendari Saat Meninjau Banjir

Kendati demikian, Persoalan banjir memang menjadi prioritas utama yang tengah ditangani oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Namun koordinasi lintas sektor seperti pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah kota sangat amat penting dibutuhkan untuk melakukan penanganan banjir tersebut.

BACA JUGA:  Pemkot Kendari Jalani Kerjasama dengan PLN Nusantara Power

“Memang koordinasi lintas pemerintah ini sangat penting baik dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah kota dan juga masyarakat di Kota Kendari sehingga pemerintah tidak bekerja sendirian namun juga harus diberi dukungan oleh masyarakat paling tidak dengan cara tidak membuang sampah ke aliran air dan sungai,” ujar Inarto.

Inarto meminta agar masyarakat mampu bekerja sama dengan pemerintah untuk mengatasi banjir di Kota Kendari paling tidak dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Pihaknya berjanji akan terus memaksimalkan kerja kerja pemerintah terhadap penanganan banjir di wilayah Kota Kendari, beberapa tahun kemarin pihak pemerintah kota kendari sudah mendapatkan hibah berupa kolam retensi guna meminimalisir terjadinya banjir di daerah kali wanggu.

“Alhamdulillah kemarin kami berhasil mendapatkan hibah kolam retensi melalui anggota DPR RI dapil Sultra bapak Ridwan Bae dan itu mampu menahan debit air namun ditengah intensitas hujan yang sangat tinggi ini kolam tersebut juga tidak mampu menampung lonjakan debit air yang sangat drastis,” pungkasnya.

Senada dengan hal tersebut, Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, S.K.M., mengakui bahwa persoalan banjir di Kota Kendari tidak bisa ditangani secara parsial dan membutuhkan solusi besar yang melibatkan berbagai pihak.

“Kami sampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kota Kendari yang terdampak banjir, serta belum maksimal dalam penanganan banjir,” ujar Siska.

Menurutnya, kondisi banjir yang terjadi kali ini cukup besar dan memerlukan penanganan serius lintas sektor serta dukungan dari pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat.

“Karena itu perlu adanya kolaborasi kuat antar lintas sektor dan lintas jenjang pemerintahan,” tegasnya.

Siska mengatakan Pemerintah Kota Kendari telah melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk membahas langkah penanganan jangka pendek maupun solusi jangka panjang mengatasi banjir di ibu kota Sulawesi Tenggara tersebut.

BACA JUGA:  LM Rajab Jinik Ingatkan Pengawasan Makanan yang Ancam Kesehatan Anak Kota Kendari

“Tadi kami sudah koordinasi dengan pihak pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk segera melakukan penanganan bencana banjir,” pungkasnya.

Ketua DPRD Kota Kendari Bersama Wali Kota Kendari Saat Meninjau Lokasi Banjir di Kota Kendari

Banjir yang melanda Kota Kendari dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur hampir sepanjang malam. Akibatnya, sejumlah sungai dan drainase meluap hingga merendam kawasan permukiman warga.

Selain merendam rumah dan fasilitas umum, banjir juga menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu di sejumlah titik. Beberapa ruas jalan bahkan sempat tidak dapat dilalui kendaraan akibat tingginya genangan air dan material lumpur.

Pemerintah Kota Kendari bersama BPBD, TNI, Polri, dan relawan saat ini masih melakukan pendataan warga terdampak sekaligus membantu proses evakuasi di wilayah yang masih tergenang. (ADV/RZ).

Berita Terkait
Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.