KENDARI, BULETINSULTRA.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari La Ode Muhammad Inarto, S.T., menghadiri pembukaan forum internasional United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) yang digelar di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat 8 Mei 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan disalah satu hotel ternama di Kota Kendari ini menjadi rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Kendari yang ke-195 tahun.
Ketua DPRD Kota Kendari menegaskan, Dukungan Penuh lembaga DPRD terhadap kesuksesan pelaksanaan UCLG ASPAC di Kota Kendari, DPRD Kota Kendari juga berkomitmen membantu suksesi kegiatan internasional tersebut dalam rangka mengharumkan nama Kota Kendari tercinta di kancah internasional.
“Tentu kepercayaan yang diberikan kepada Kota Kendari di dalam penyelenggaraan event internasional seperti ini sangat memberikan dampak positif bagi nama Kota Kendari di kancah internasional baik dari segi budaya dan lain-lain,” kata Inarto.
Sebagai salah satu unsur penyelenggara pemerintahan daerah, kehadiran DPRD Kota Kendari dalam acara pembukaan ini menjadi bukti dukungan nyata terhadap upaya pemerintah kota dalam menyelenggarakan acara berskala internasional.
Dukungan tersebut mencakup berbagai aspek yang telah disiapkan bersama-sama dengan pemerintah daerah untuk memastikan kelancaran pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan UCLG ASPAC.
Acara pembukaan dihadiri oleh seluruh delegasi yang datang dari berbagai daerah di Indonesia serta negara-negara kawasan Asia Pasifik. Juga turut menghadiri acara penting tersebut Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua, bersama dengan sejumlah pemimpin daerah dan tokoh penting dari berbagai wilayah yang berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Kehadiran delegasi dari berbagai penjuru kawasan Asia Pasifik menjadi bukti bahwa Kota Kendari telah siap menjadi tuan rumah bagi acara internasional yang menghubungkan berbagai kota dan daerah untuk berbagi pengalaman serta kerja sama dalam pembangunan daerah.
Dukungan dari DPRD Kota Kendari diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam memastikan bahwa acara ini berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat yang optimal bagi perkembangan Kota Kendari dan kawasan Asia Pasifik secara luas.
Seluruh rangkaian kegiatan UCLG ASPAC dirancang untuk menjadi ajang pertukaran informasi, ide, serta kolaborasi antar kota dan daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan masa depan.
Dukungan yang diberikan oleh DPRD Kota Kendari menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan bahwa acara ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi perkembangan Kota Kendari sebagai salah satu kota yang terus berkembang di kawasan Indonesia Timur.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Akhmad Wijayagus, dalam sambutannya menegaskan bahwa UCLG ASPAC bukan sekadar forum pertemuan kepala daerah, tetapi menjadi momentum penting memperkuat kerja sama global di tengah tantangan pembangunan dunia.
“Pertemuan ini adalah momentum yang sangat krusial untuk mempererat solidaritas internasional dalam menghadapi tantangan global,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Indonesia memiliki posisi strategis sebagai negara maritim dengan lebih dari 17 ribu pulau dan kekayaan alam yang besar. Potensi tersebut, menurutnya, menjadi modal utama dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Akhmad Wijayagus juga menyinggung besarnya kekayaan budaya Indonesia yang tersebar di berbagai daerah. Ia menyebut Indonesia sebagai laboratorium budaya dunia dengan lebih dari 1.200 suku bangsa dan tradisi lokal yang hidup di tengah masyarakat.
Menurutnya, kekuatan budaya itu harus menjadi bagian utama dalam pembangunan sektor pariwisata agar wisatawan tidak hanya datang menikmati panorama alam, tetapi juga memahami nilai budaya dan kehidupan masyarakat lokal.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kendari karena mampu menyelenggarakan forum internasional dengan melibatkan sumber daya lokal.
“Semua penarinya dari Kota Kendari dan penyelenggaraannya juga menggunakan kemampuan lokal. Ini membuktikan daerah mampu menjadi tuan rumah event internasional,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengatakan forum UCLG ASPAC menjadi kesempatan penting bagi Kendari untuk membuka jejaring kerja sama internasional sekaligus memperkenalkan identitas daerah kepada dunia.
“Hari ini kami tidak hanya membuka pintu kota kami, tetapi juga membuka hati kami. Kehadiran para delegasi adalah bentuk kepercayaan yang sangat berarti bagi Kota Kendari,” ujar Siska.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Kendari datang dalam forum tersebut bukan untuk menunjukkan kesempurnaan, melainkan membawa semangat belajar dan membangun kolaborasi bersama kota-kota lain di Asia Pasifik.
Menurut Siska, pariwisata berkelanjutan tidak hanya berbicara tentang pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang tanggung jawab menjaga lingkungan dan budaya lokal agar tetap lestari. (ADV/RZ).
