KENDARI, BULETINSULTRA.COM – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari menyalurkan bantuan kepada para warga yang menjadi korban banjir di kawasan kali wanggu Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga Kota Kendari Kamis, 13 Mei 2026.
Rombongan sekretariat DPRD Kota Kendari yang membawa bantuan dipimpin langsung oleh Kepala Sub Bagian (Kasubag) Kepegawaian sekretariat DPRD Kota Kendari, Heryataman yang ditemani sejumlah staff sekretariat DPRD Kota Kendari.
Heryataman mengatakan, Dirinya diberikan mandat oleh Sekretaris DPRD Kota Kendari untuk menyalurkan bantuan sosial dari Sekretariat DPRD Kota Kendari kepada warga yang terdampak bencana banjir di Kota Kendari.
“Saya memimpin langsung penyerahan bantuan sosial dari Sekretariat DPRD Kota Kendari yang nantinya akan disalurkan kepada saudara-saudara kita yang terdampak banjir di Kota Kendari,” kata Heryataman.
Pria yang akrab disapa Hery tersebut menambahkan, Pihaknya menyalurkan bantuan sosial yang berupa bahan pangan melalui Dinas Sosial Kota Kendari di posko tanggap darurat bencana Dinas Sosial Kota Kendari.
“Bantuan sosial yang kami berikan ini merupakan bagian dari kepedulian, solidaritas dan juga bentuk dukungan kami secara nyata dari pihak sekretariat DPRD Kota Kendari terhadap masyarakat yang tengah mengalami kesulitan akibat bencana alam di Kota Kendari khususnya banjir,” jelas Hery.
Menurut Hery, Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian seluruh pihak DPRD Kota Kendari kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana di wilayah Kota Kendari, Diketahui bersama bahwa curah hujan di Kota Kendari sangat tinggi sehingga menyebabkan sejumlah lokasi di Kota Kendari mengalami banjir yang merendam pemukiman warga.
“Bantuan yang kami serahkan hari ini mungkin tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami. Namun, bantuan ini adalah wujud ketulusan, dukungan, dan kepedulian kami untuk sedikit meringankan beban bahu Bapak dan Ibu. Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan dasar tetap terpenuhi di masa-masa sulit ini,” ujarnya.
Hery memaparkan, Bantuan sosial yang diserahkan mencakup kebutuhan pokok yang diperlukan oleh warga terdampak, di antaranya beras, mi instan, air mineral, telur, serta perlengkapan kebersihan yang dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara terkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Kendari untuk memastikan bahwa bantuan tepat sasaran dan dapat segera diterima oleh mereka yang membutuhkan.
Langkah kepedulian ini diharapkan dapat memberikan semangat serta membantu masyarakat terdampak untuk segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
Hery juga mengucapkan dukacita mendalam dan belasungkawa atas terjadinya bencana alam tersebut yang menimpa warga masyarakat di sejumlah titik di Kota Kendari.
“Tentu kami sangat terpukul dengan kondisi hari ini dan kami juga mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas kejadian tersebut, Semoga banjir kali ini bisa segera teratasi sehingga nantinya masyarakat yang terdampak bisa kembali beraktivitas seperti semula lagi,” tutupnya.
Sebelumnya diberitakan berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari sebanyak 667 unit rumah warga terendam banjir dan 2.985 dilaporkan terdampak banjir tersebut.
Kepala BPBD Kota Kendari Cornelius Padang mengatakan ratusan unit rumah yang terendam banjir tersebar di 15 titik lokasi. Dia menyebutkan banjir terparah melanda Kelurahan Kambu, yakni merendam 100 rumah di Jalan Mangkeray dan 76 bangunan di Jalan Hidayatullah.
“Menurut data sementara terdapat 15 titik lokasi banjir,” kata Cornelius Padang, Senin 11 Mei 2026.
Kemudian di Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, banjir merendam 153 unit rumah yang tersebar di lima RT. Kondisi tersebut terjadi akibat luapan air Sungai Wanggu.
“Sementara di Kelurahan Baruga terdapat 23 unit rumah yang terendam banjir di wilayah RT 7, RT 8, dan RT 19,” sebut Cornelius Padang.
Lalu di Kelurahan Poasia, banjir merendam 109 rumah di Jalan Kedondong dan Jalan Kampung Baru. Sementara di Kelurahan Wua-Wua, banjir melanda puluhan rumah yang tersebar di sembilan RT, serta 19 bangunan di Jalan La Ode Hadi, Lorong Veteran juga terendam banjir.
“Banjir juga melanda sejumlah titik di Kecamatan Kadia dan tiga lokasi di Kecamatan Abeli,” katanya.
Selain rumah, lahan pertanian sawah seluas 50 hektare di Kelurahan Baruga dan jalan di Kota Kendari juga rusak terdampak banjir. Cornelius Padang menambahkan enam rumah di Anduonohu dan satu unit di Kecamatan Kendari Barat rusak karena tertimpa tanah longsor. (ADV/RZ).
